Kadang-kadang keperluan menekan membuat kita memercayakan sumber permodalan yang cepat dan singkat. Utang online (pinjol) atau fintech P2P Lending juga jadi sasaran. Tetapi, janganlah sampai asal-asalan dan tergesa-gesa tentukan opsi jalan keluar pendanaan lewat cara online.
Berikut beberapa panduan yang diringkas dari Seminar-online "Siaga Fintech Lending Ilegal di Periode Wabah Covid-19" yang diadakan Akseleran bersama UPN Veteran Jakarta Rabu, 21 April 2021.
1. Yakinkan basis fintech P2P Lending yang bakal kamu pakai sudah tercatat di Kewenangan Layanan Keuangan (OJK).
OJK selalu lakukan pengkinian data pada fintech P2P Lending tercatat tiap bulannya lewat website sah OJK. Jika, dari daftar fintech P2P Lending ada yang menyalahi ketentuan, OJK tidak enggan-segan untuk mengambil fintech itu dari daftar dan mengumumkan ke warga.
2. Keduk info sebanyaknya berkenaan basis fintech P2P Lending yang bakal kamu tentukan.
Selainnya memeriksa di website sah masing-masing, kamu bisa juga menyaksikan kabar berita dan pembahasan di media sosial atau website berkenaan fintech P2P Lending itu. Dengan demikian, kamu akan mempunyai kisah mengenai rekam jejak dan performa fintech P2P Lending itu.
3. Pikirkan baik berkenaan kekuatan bayar utang.
Saat kita memilih untuk pinjam, karena itu resikonya ialah kewajiban bayar utang. Pertimbangkan dengan cermat pembayaran utang, tidak cuma dasar utang tetapi bunganya, dan bagaimana bisa kembalikan utang itu sama tenor yang ditetapkan.
4. Jauhi ambil utang untuk hal yang memiliki sifat konsumtif terlalu berlebih.
Janganlah sampai karena tergoda ingin beli handphone terkini dan paling canggih, lalu memaksain diri ambil utang walau sebenarnya dari sisi penghasilan tidak mampu untuk membayar. "Akses permodalan ialah satu perihal, tetapi janganlah sampai dipakai untuk beberapa hal yang tidak bagus," pesan Ivan Tambunan sebagai Ketua Sektor Hukum, Norma dan Pelindungan Customer AFPI sekalian Co-Founder dan CEO Akseleran.
Mari bantu perkembangan ekonomi dengan memberi permodalan UMKM secara aman di Akseleran! Daftar saat ini dan peroleh imbal hasil sampai 21% /tahun di Akseleran.
Akseleran memberi saldo awalnya sebesar Rp100 ribu untuk pendaftar baru dengan memakai code CORCOMMBLOG. Lakukan permodalan di P2P Lending Akseleran juga aman karena lebih dari 98% nilai portofolio pinjamannya mempunyai jaminan. Hingga bisa tekan tingkat resiko yang ada. Akseleran juga tercatat dan dipantau oleh Kewenangan Layanan Keuangan (OJK) bernomor surat KEP-122/D.05/2019 hingga proses transaksi bisnis yang kamu kerjakan menjadi lebih aman dan terjaga.